Tulisan ini, saya tulis berawal dari sebuah rasa penasaran & ingin tahu antara saya dengan pihak kantor saya bekerja.
Dimana, ada sebuah portal web training & consulting di bidang perminyakan yang telah mengiklankan banner di sebuah web migas-indonesia.com. Dari sana mulai mendapat ide untuk memasang webalizer, agar ketahuan situs web yg diiklankan tersebut banyak dikunjungi ataupun sebaliknya.
Webalizer merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk memparsing semua log record dari suatu website yang kemudian di tampilkan kedalam bentuk grafik yang ditampilkan ke dalam web.
Pertama saya mengdeskripsikan system yang akan saya pasang webalizer. OS freeBSD tentunya (sesuai judul tulisannya), entah kenapa saya begitu tergila-gila dengan OS yang satu ini, yang membuat saya ngiler akan ketangguhan sistemnya.
Ok, langsung menuju TKP.
Pertama saya install aplikasi yang dibutuhkan, (kecuali paket web-server) karena saya telah menginstall cherokee sebagai web-servernya. Dan akhir-akhir ini saya pun tergoda dengan kehandalan cherokee.
Paket yang dibutuhkan untuk webalizer yaitu :
gd, png dan webalizer tentunya.
lakukan porting paket-paket diatas.
#cd /usr/ports/graphics/gd
#make
#make install
#cd /usr/ports/graphics/png
#make
#make install
#cd /usr/ports/www/webalizer
#make
#make install
Setelah semua paket diatas diinstall, kemudian file konfigurasi untuk webalizer terletak pada direktori “/usr/local/etc/webalizer.conf-dist”.
Kemudian buat direktori webalizer pada direktori /etc, yang nantinya digunakan untuk menyimpan semua konfigurasi yang akan didefinisikan oleh webalizer. Contoh dibawah ini merupakan ketika saya membuat webalizer untuk website www.contoh.com.
# mkdir /etc/webalizer
Setelah dibuat direktori webalizer, kemudian salin file webalizer.conf-dist dari direktori /usr/local/etc/webalizer.conf-dist. Kedalam direktori /etc/webalizer/
# cp -r /usr/local/etc/webalizer.conf-dist /etc/webalizer/contoh.com.conf
Setelah itu, edit file konfigurasi contoh.com.conf.
Pada bagian ini yang terpenting adalah kitu sesuaikan konfigurasi dengan mengedit bagian seperti dibawah ini:
LogFile /var/log/contoh.access
OutputDir /data/web/contoh.com/webalizer
HostName www.contoh.com
HideReferrer contoh.com*
Sisanya silahkan anda improve untuk konfigurasi sesuai dengan keinginan anda. :D
Kemudian jalankan running script untuk menjalankan daemon webalizer.
# /usr/local/bin/webalizer -c /etc/webalizer/contoh.com.conf
Jika tidak ada pesan error, maka akan muncul seperti dibawah ini :
Webalizer V2.01-10 (FreeBSD 7.0-RELEASE) English
Using logfile /var/log/contoh.access (clf)
Creating output in /data/web/contoh.com/webalizer
Hostname for reports is ‘www.contoh.com’
Reading history file… webalizer.hist
Generating report for April 2010
Generating summary report
Saving history information…
91 records in 0.08 seconds
Sampai disini proses webalizer selesai, tinggal kita buat semacam script auto-running agar webalizer melakukan parsing per 1 jam sekali.
Pertama kita buat dahulu script perl,
vi /root/running
#!/usr/bin/perl
use strict;

my @files = </etc/webalizer/contoh.com.conf>;

foreach my $file (@files) {
        chomp($file);
        system("/usr/local/bin/webalizer -c $file");
}
Kemudian lakukan perubahan permisi akses untuk file /root/running, agar dapat dieksekusi
# chmod +x /root/running
Setelah itu, kemudian masukkan file running kedalam crontab, agar terjadwal daemon webalizer dijalankan.
# crontab -e
1 * * * * /root/running >>/dev/null 2>&1

Perintah diatas akan berjalan secara otomatis setiap 1 jam sekali.
Selesai instalasi webalizer pada freeBSD. 

Semoga Bermanfaat